Mencari sesuatu?

Bagaimana Cara Membuat Laporan Arus Kas

Article author
Mekari University
  • Diperbarui

Laporan arus kas berfungsi untuk mengukur kas yang telah dihasilkan atau digunakan oleh suatu perusahaan dan menunjukkan detail pergerakannya dalam suatu periode.

Di Jurnal, laporan ini tersedia dalam 2 metode, metode langsung (direct method) dan metode tidak langsung (indirect method).

Pada laporan ini juga, transaksi yang mempengaruhi pergerakan Akun Kas/Bank dikelompokkan berdasarkan aktivitas Operasi (Operating), Investasi (Investing), dan Pendanaan (Financing).

Untuk perhitungan kelompok aktivitas Investasi dan Pendanaan pada kedua metode tidak jauh berbeda. Perbedaan hanya terlihat pada perhitungan kelompok transaksi pada aktivitas Operasi, namun akan tetap menghasilkan arus kas dari aktivitas Operasi yang sama.

A. Metode Langsung (Direct Method)

Di Jurnal, metode langsung memiliki sumber transaksi pada kelompok aktivitas Operasi, Pendanaan dan Investasi yang berasal dari transaksi yang memiliki pengaruh langsung terhadap akun kas/bank.

Transaksi tersebut seperti penerimaan pembayaran dari pelanggan, pembelian secara tunai atas persediaan atau perlengkapan yang umurnya diperkirakan kurang dari setahun, pembayaran ke supplier, pembayaran hutang lancar lain, penerimaan pendapatan lain, pengeluaran untuk biaya perusahaan, pembelian/penjualan aset, pinjaman dan modal.

Untuk mendapatkan laporan arus kas dengan metode langsung di Jurnal, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Klik menu Laporan. Pada tab Sekilas Bisnis, pilih Arus Kas.
Arus_Kas_1.png

2. Anda akan melihat laporan arus kas secara default sebagai berikut.
Arus_Kas_2.png

3. Pilih Periode yang diinginkan.
Arus_Kas_3.png

4. Jika Anda ingin menampilkan laporan yang lebih spesifik, klik "Filter Lebih Lanjut".
Arus_Kas_4.png
 5. Anda akan melihat pop up seperti berikut.

Arus_Kas_5.png

    • Tanggal mulai & selesai: Pilih mulai dari sampai tanggal berapa laporan akan ditampilkan.
    • Filter Sesuai Periode: Tentukan periode laporan sesuai pilihan Custom, Mingguan, Bulanan, atau Tahunan.
    • Bandingkan Periode: Pilih periode perbandingan laporan arus kas dari waktu ke waktu sampai dengan 11 periode sebelumnya.
    • Grup dengan Tag "P" "E":  Pilih Tag untuk menampilkan laporan per proyek, per departemen, per sales atau kelompok lainnya. Field ini hanya tersedia untuk pengguna Pro dan Enterprise Di bawah field ini terdapat 2 radio buttons yaitu Mencakup Semua dan Salah Satu.

      Mencakup Semua, laporan yang ditampilkan adalah hasil filter untuk tag Project A dan Project B. Sedangkan jika Anda memilih Salah Satu, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter 1 tag saja, antara Project A atau Project B.
    • Show Accounts: Geser tombol ini ke kanan jika Anda ingin menampilkan laporan arus kas dengan detil akun-akun yang terkait.

6. Setelah selesai,klik tombol "Filter".

7. Klik tombol dan pilih metode arus kas Default Direct untuk Metode Langsung.
Arus_Kas_6.png
 

8. Setelah memfilter, Anda dapat melakukan expor laporan ini dengan klik tombol "Expor" dan pilih format file yang diinginkan. Format yang tersedia adalah PDF, Excel atau CSV.
Arus_Kas_7.png

9. Jika dalam bentuk PDF akan terlihat seperti ini.

arus_kas_29.jpg

Pada bagian bawah halaman ini, terdapat keterangan saldo kas awal dan saldo kas akhir.

Saldo pembuka adalah jumlah total dari saldo awal kas & bank Anda sesuai dengan tanggal awal yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas awal diambil dari tanggal 1 Januari 2017. Saldo penutupan adalah jumlah total dari saldo kas & bank setelah mengalami pergerakan sampai periode terakhir yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas akhir diambil sampai tanggal 31 Desember 2017.

 

B. Metode Tidak Langsung

Pada metode ini, penentuan arus kas dari kelompok aktivitas operasional dilakukan dengan menyesuaikan nilai laba/rugi bersih yang telah tersaji dalam laporan laba rugi.

Perhitungan akan dimulai dari nilai laba/rugi bersih dikurangi dengan nilai piutang, aset lancar lain dan persediaan, kemudian ditambahkan dengan nilai penyusutan dari aset tetap, hutang usaha dan hutang jangka pendek lainnya.

Untuk mendapatkan laporan arus kas dengan metode tidak langsung di Jurnal, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Klik menu Laporan. Pada tab Sekilas Bisnis, pilih Arus Kas.

2. Anda akan melihat laporan arus kas secara default sebagai berikut.

Arus_Kas_9.png

3. Pilih Periode yang diinginkan.
Arus_Kas_11.png

4. Jika Anda ingin menampilkan laporan yang lebih spesifik, klik "Filter Lebih Lanjut".
Arus_Kas_12.png
 5. Anda akan melihat pop up seperti berikut.

Arus_Kas_13.png

    • Tanggal mulai & selesai: Pilih mulai dari sampai tanggal berapa laporan akan ditampilkan.
    • Filter Sesuai Periode: Tentukan periode laporan sesuai pilihan Custom, Mingguan, Bulanan, atau Tahunan.
    • Bandingkan Periode: Pilih periode perbandingan laporan arus kas dari waktu ke waktu sampai dengan 11 periode sebelumnya.
    • Grup dengan Tag "P" "E":  Pilih Tag untuk menampilkan laporan per proyek, per departemen, per sales atau kelompok lainnya. Field ini hanya tersedia untuk pengguna Pro dan Enterprise Di bawah field ini terdapat 2 pilihan yaitu Mencakup Semua dan Salah Satu.
       Misalkan Anda memiliki tag Project A dan Project B.
      Jika Anda memilih Mencakup Semua, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter untuk tag Project A dan Project B.
    • Sedangkan jika Anda memilih Salah Satu, maka laporan yang ditampilkan adalah hasil filter 1 tag saja, antara Project A atau Project B.
       
    • Show Accounts: Geser tombol ini ke kanan jika Anda ingin menampilkan laporan arus kas dengan detil akun-akun yang terkait. 

6. Setelah selesai,klik tombol "Filter".

7. Klik tombol  dan pilih metode arus kas Default Indirect untuk Metode Tidak Langsung.
Arus_Kas_14.png
 

8. Setelah memfilter, Anda dapat melakukan expor laporan ini dengan klik tombol "Expor" dan pilih format file yang diinginkan. Format yang tersedia adalah PDF, Excel atau CSV.
Arus_Kas_7.png

9. Jika dalam bentuk PDF akan terlihat seperti ini.

Arus_Kas_16.png

Pada bagian bawah halaman ini,terdapat keterangan saldo kas awal dan saldo kas akhir.

Saldo pembuka adalah jumlah total dari saldo awal kas & bank Anda sesuai dengan tanggal awal yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas awal diambil dari tanggal 1 Januari 2017. Sedangkan Saldo penutupan adalah jumlah total dari saldo kas & bank setelah mengalami pergerakan sampai periode terakhir yang dipilih, seperti contoh di atas, saldo kas akhir diambil sampai tanggal 31 Desember 2017.

C. Pengertian Aktivitas Arus Kas

 Laporan Arus Kas terdiri dari 3 aktivitas berikut.

1. Aktivitas Operasi (Operating Activities)
 Memasukkan nilai dari pengaruh kas/bank pada transaksi yang dilibatkan dalam penentuan laba bersih. Seperti, penjualan barang dan jasa dari pelanggan, pembelian persediaan atau perlengkapan yang umurnya diperkirakan kurang dari setahun, hutang kepada supplier dan beban operasional lainnya.

2. Aktivitas Investasi (Investing Activities)
 Memasukkan nilai dari transaksi yang mempengaruhi kas/bank untuk kegiatan investasi pada aset yang umurnya diperkirakan lebih dari satu tahun. Seperti, pembelian/penjualan aktiva tetap atau investasi jangka panjang lainnya.

3. Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)

Memasukkan nilai penambahan atau pengurangan kas yang berasal dari kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik. Seperti penyetoran modal awal, hutang bank atau obligasi dan penerbitan saham.

D. Mengatur Template Laporan Arus Kas

Atur tampilan Laporan Arus Kas Anda dalam Jurnal dengan langkah berikut.

1. Klik ikon "Settings"  dan pilih “+Add New Template” seperti gambar di bawah ini.
Arus_Kas_17.png
 

2. Isikan Nama Template pada field “Nama Susunan” dan pilih Metode Arus Kas yang Anda gunakan, Metode Langsung atau Tidak Langsung pada field “Tetapkan Metode”.
Arus_Kas_18.png

3. Anda dapat menambahkan Kategori, dengan klik Tombol “+Tambah Kategori”.
Arus_Kas_19.png
 4. Maka akan muncul menu pop up pada layar dan Anda dapat menambahkan kategori pada laporan sesuai kebutuhan. 

Arus_Kas_20.png

    • Nama: Isi dengan nama kategori yang akan Anda tambahkan.
    • Tipe Aktivitas: Pilih Tipe Aktivitas dari kategori yang ditambahkan. Pada Laporan Arus Kas terdapat 3 kelompok Aktivitas, yaitu Operasional, Investasi dan Finansial.
    • Akun Sumber: Pilih Akun yang termasuk dalam kategori ini.

5. Klik tombol “Simpan” untuk menyimpan kategori yang baru saja Anda buat.

6. Anda dapat mengubah Judul Laporan dengan klik ikon "Pensil".
Arus_Kas_21.png

7. Anda juga dapat mengubah dan menghapus kategori. Klik ikon "Pensil" untuk mengubah atau klik simbol "Tempat Sampah" untuk menghapus pada baris Kategori.
Arus_Kas_22.png

8. Ubah urutan tampilan daftar kategori Anda dengan klik simbol panah di sebelah kanan. Tanda panah ke atas ( "Panah ke Atas" ) untuk menaikkan posisi kategori dan tanda panah ke bawah ( "Panah ke Bawah" ) untuk menurunkan.
Arus_Kas_221.png

9. Jika ingin menghapus akun pada Kategori, arahkan kursor ke akun yang akan dihapus dan klik simbol 'X' di sebelah kiri Nomor Akun.
Arus_Kas_24.png
 

10. Klik tombol “Simpan” di bagian bawah layar untuk menyimpan hasil pengaturan Template Anda.

11. Untuk melihat daftar template yang Anda miliki dan menggunakannya, klik ikon "Settings". Setelah itu pilih template baru Anda.

12. Untuk mengubah tampilan Template yang sudah dibuat, klik ikon "Settings". Kemudian arahkan kursor ke Judul Template dan klik ikon "Pensil"

13. Untuk menghapus Template yang sudah dibuat, klik ikon "Settings". Kemudian arahkan kursor ke Judul Template dan klik ikon "Pensil". Pada layar pengaturan template, klik “Hapus Template” seperti gambar berikut.

Arus_Kas_28.png

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini membantu?

0 dari 0 menganggap ini berguna

Ada pertanyaan lagi? Kirim permintaan