Kini, Anda dapat mengimpor produk bundle yang terdiri dari 1 produk utama (kepala produk) dan beberapa sub-produk.
Penting
Ketika mengimpor produk bundle, pastikan nama kepala produk (produk bundle) dan sub produk sudah dimasukkan di Jurnal sebelumnya. Jika tidak, impor produk bundle tidak dapat dilanjutkan.
Untuk mengimpor produk bundle, ikuti cara berikut.
-
Klik menu Produk.
-
Klik tombol "Impor" dan pilih Impor bundle baru.
-
Klik "Download file template".
-
Buka file dan lengkapi file tersebut.
Penjelasan:No Kolom Penjelasan 1 Nama Bundle Produk Masukkan nama produk. Maksimal 255 karakter, harus unik (tidak boleh duplikat). 2 Kode Bundle Produk Masukkan kode produk/SKU jika diperlukan, harus unik/tidak boleh duplikat. 3 Deskripsi Bundle Masukkan deskripsi produk. Maksimal 6.000 karakter. 4 Barcode Masukkan barcode berupa angka jika diperlukan, harus unik/tidak boleh duplikat. 5 Satuan Produk Masukkan satuan produk. Contoh: pcs, kg, liter. 6 Kategori Produk Masukkan kategori produk. Gunakan tanda titik koma (;) untuk beberapa kategori. Contoh: Makanan; Minuman. 7 Komponen Bundle Produk Masukkan nama setiap komponen bundle. 8 Qty Komponen Masukkan jumlah (qty) setiap komponen bundle. 9 Kode Akun Biaya Tambahan Masukkan kode akun biaya tambahan. Kolom ini akan mencatat biaya konversi tambahan per unit bundle jika Anda mengaktifkan pelacakan persediaan. 10 Jumlah Biaya Tambahan Masukkan jumlah biaya tambahan. Ini akan mencatat biaya konversi tambahan per unit bundle jika mengaktifkan pelacakan persediaan. 11 Pelacakan Stok Produk Pilih salah satu:
- Lacak: Jika ingin melacak stok fisik.
- Tidak dilacak: Jika produk berupa jasa/tidak ingin melacak stok fisik produk.
12 Kode Akun Persediaan Default Masukkan kode akun.
Jika dikosongkan, sistem otomatis akan memilih akun default sesuai pengaturan perusahaan.
13 Jumlah Buffer (Minimal Stok) Masukkan jumlah buffer. Sistem akan memberi peringatan jika stok sudah mencapai jumlah ini. 14 Produk Dijual? Pilih salah satu:
- Yes: Jika produk dijual.
- No: Jika produk tidak dijual.
15 Harga Jual Masukkan harga jual.
Jika dikosongkan, sistem otomatis akan mengisi dengan nilai 0.
16 Kode Akun Penjualan Default Masukkan kode akun pendapatan.
Jika kosong, sistem otomatis akan memilih akun default perusahaan.
17 Nama Pajak Penjualan Masukkan nama pajak penjualan. Ini akan muncul saat membuat transaksi penjualan. 18 Produk Dibeli? Pilih salah satu:
- Yes: Jika produk dibeli.
- No: Jika produk tidak dibeli.
19 Harga Beli Masukkan harga beli.
Jika kosong, akan otomatis diisi 0 oleh sistem.
20 Kode Akun Pembelian Default Masukkan kode akun biaya pokok penjualan.
Jika kosong, sistem otomatis akan memilih akun default perusahaan.
21 Nama Pajak Pembelian Masukkan nama pajak pembelian. Akan muncul saat membuat transaksi pembelian. 22 Qty Saldo Awal Masukkan jumlah stok awal (jika ada). Dicatat setelah produk baru ditambahkan. Untuk tipe tracking Batch, sistem akan mengacu pada stok batch. 23 Harga Saldo Awal Masukkan harga jika produk punya saldo awal. Untuk tracking Batch atau Serial Number, bisa memasukkan harga produk. 24 Tanggal Saldo Awal Masukkan tanggal jika produk punya saldo awal. Ini akan menandai pertama kali stok tersebut dicatat. -
Jika telah selesai mengisi file, unggah (upload) file Anda dengan klik "Pilih File". Setelah itu klik "Lanjutkan".
-
Anda dapat melihat proses impor melalui halaman Daftar Ekspor & Impor.
-
Jika proses impor berhasil, maka produk bundle yang diimpor akan terlihat seperti berikut.
Demikian penjelasan mengenai cara mengimpor produk bundle. Selanjutnya, pelajari cara impor update produk, di sini.